Ads

Widget



add link Top  blogs Blogger Bertuah W3 Directory - the World Wide Web Directory Personal-Journals blog

Hukum Hamil di Luar Nikah dalam Islam

          Assalamu'alaikum, selamat pagi sobat. Kali ini gw mau berbagi tentang hukum Hamil Diluar Nikah alias LKMD (Lamaran Keri Meteng Disek) yang dijaman sekarang ini sangat sering kita temui di lingkungan kita *naudzubillahiminzalik*, nah bagaimana hukumnya menurut ulama'??? mari kita simak.

Hamil di luar nikah, menurut islam bagaimana hukumnya?

Jawab :
Haram hukumnya seorang laki-laki menikahi seorang wanita yang sedang mengandung anak dari orang lain. Karena hal itu akan mengakibatkan rancunya nasab anak tersebut.
Dalilnya adalah beberapa nash berikut ini:
  • Nabi SAW bersabda, "Janganlah disetubuhi (dikawini) seorang wanita hamil (karena zina)"
  • Nabi SAW bersabda, "Tidak halal bagi seorang muslim yang beriman kepada Allah dan hari akhir untuk menyiramkan airnya pada tanaman orang lain." (HR Abu Daud dan Tirmizy)
Adapun bila wanita yang hamil itu dinikahi oleh laki-laki yang menghamilinya di luar nikah, maka umumnya para ulama membolehkannya, dengan beberapa varisasi detail pendapat :
  • Pendapat Imam Abu Hanifah. Imam Abu Hanifah menyebutkan bahwa bila yang menikahi wanita hamil itu adalah laki-laki yang menghamilinya, hukumnya boleh. Sedangkan kalau yang menikahinya itu bukan laki-laki yang menghamilinya, maka laki-laki itu tidak boleh menggaulinya hingga melahirkan.
  • Pendapat Imam Malik dan Imam Ahmad bin Hanbal. Imam Malik dan Imam Ahmad bin Hanbal mengatakan laki-laki yang tidak menghamili tidak boleh mengawini wanita yang hamil. Kecuali setelah wanita hamil itu melahirkan dan telah habis masa 'iddahnya. Imam Ahmad menambahkan satu syarat lagi, yaitu wanita tersebut harus sudah tobat dari dosa zinanya. Jika belum bertobat dari dosa zina, maka dia masih boleh menikah dengan siapa pun. Demikian disebutkan di dalam kitab Al-Majmu' Syarah Al-Muhazzab karya Al-Imam An- Nawawi, jus XVI halaman 253.
  • Pendapat Imam Asy-Syafi'i Adapun Al-Imam Asy-syafi'i, pendapat beliau adalah bahwa baik laki-laki yang menghamili atau pun yang tidak menghamili, dibolehkan menikahinya. Sebagaimana tercantum di dalam kitab Al-Muhazzab karya Abu Ishaq Asy- Syairazi juz II halaman 43.
  • Undang-undang Perkawinan RI Dalam Kompilasi Hukum Islam dengan instruksi presiden RI no. 1 tahun 1991 tanggal 10 Juni 1991, yang pelaksanaannya diatur sesuai dengan keputusan Menteri Agama RI no. 154 tahun 1991 telah disebutkan hal-hal berikut:
    • Seorang wanita hamil di luar nikah, dapat dikawinkan dengan pria yang menghamilinya.
    • Perkawinan dengan wanita hamil yang disebut pada ayat (1) dapat dilangsungkan tanpa menunggu lebih dahulu kelahiran anaknya.
    • Dengan dilangsungkannya perkawinan pada saat wanita hamil, tidak diperlukan perkawinan ulang setelah anak yang dikandung lahir.
Semua pendapat yang menghalalkan wanita hamil di luar nikah dikawinkan dengan laki-laki yang menghamilinya, berangkat dari beberapa nash berikut ini :
  • Dari Aisyah ra berkata,`Rasulullah SAW pernah ditanya tentang seseorang yang berzina dengan seorang wanita dan berniat untuk menikahinya, lalu beliau bersabda,`Awalnya perbuatan kotor dan akhirnya nikah. Sesuatu yang haram tidak bisa mengharamkan yang halal`. (HR Tabarany dan Daruquthuny).
  • Seseorang bertanya kepada Rasulullah SAW,`Isteriku ini seorang yang suka berzina`. Beliau menjawab,`Ceraikan dia`. `Tapi aku takut memberatkan diriku`. `Kalau begitu mut`ahilah dia`. (HR Abu Daud dan An- Nasa`i)
http://zanabid.mywapblog.com/menjawab-hamil-di-luar-nikah-dalam-islam.xhtml

Terima Kasih Sudah Berkomentar

24 Komentar:

  1. nice info gan.. artikelnya menambah keislaman saya :)

    ReplyDelete
  2. salam kenal.... hukumnya haram lah.. yang asik kawin muda aja

    ReplyDelete
  3. @irsan : alhamdulillah :)

    @master chef : silahkan lewat :D

    @wlpaper : iya gan, kalau udah gak kuat mending kawin muda aja dr padananggung dosa.

    ReplyDelete
  4. Kunjungan pagi sob...Numpang singgah N follow nich blog...follow balik ya sob... :D

    ReplyDelete
  5. @arya : siap lanjutkan sob :)

    @topik : langsung tkp sob

    ReplyDelete
  6. @Zenal : thanks udah mampir.

    @Hendri : Betul :).

    ReplyDelete
  7. terima kasih infonnya sobat,, sangat bermanfaat..

    follow blog q ya http://dexamaker.blogspot.com/ 100% q follback.

    ReplyDelete
  8. ane follow 65 gan ,,, follow back in http://musicfreenew.blogspot.com/

    ReplyDelete
  9. weh tengek, meteng disek, yo enak e mik sesaat mas, tp setelah punya anak, anaknya gak keurus, selebihnya ane gak tau, makasih infonya

    ReplyDelete
  10. wah menambah ilmu agama saya

    ReplyDelete
  11. bukan nya zina termasuk lima dosa besar ya sob dalam islam...

    ReplyDelete
  12. @tips : sama2, ok ntar ke tkp

    @zenur : udah gan maaf sangat telat hehe.

    @sejuta : yo iku resiko + keburukannya, msh di dunia aja udh sengsara apa lg akherat.

    @jibon : iya terimakasih.

    @airvan : iya sob makanya wajib dihindari yg diatas tu.

    @boby : suon.

    ReplyDelete
  13. . . smoga aja aq dijauhkan dr yg seperti itu. huhh. udah punya dosa, malah nambah^in aja. he..86x :D . .

    ReplyDelete
  14. judulnya kan hamil di luar nikah,tp kok yg dibahas pernikahan sambil hamil? @@,
    klo hamil di luar nikah ya jelas...zina.jangankan melakukannya, mendekatinya aja haram.
    nasab anak hasil zina adalah ke ibunya,bukan ke bapak biologisnya.jd kalo yg lahir ntar cewek,pas nikah ga sah diwaliin sama bpk biologis td

    ReplyDelete
  15. kalo d'hukum islam , n negara . .
    Apa d'larang anak d bawah umur menikah walupun sudah hamil ??

    ReplyDelete
  16. jangan sampe dah ane kawin duluan sebelum nikah .. :D

    ReplyDelete
  17. Kalau aku nikah sama laki2 yang udah menghamili wanita lain tapi suami ku gak mau bertangung jawab dan dia menikahi aku apakah pernikahan kami itu sah di mata agama

    ReplyDelete

Pembaca Yang Baik ialah Pembaca Yang Meninggalkan Komentar Yang Nyambung dengan isi artikel, komentarmu = sifatmu!!!
- Jangan tinggalin link dalam komentar, bila terjadi akan saya hapus!
- Dilarang Komentar kasar, kotor, dan sara!